Sabtu, 25 Agustus 2012

Solo Backpacker “LOMBOK”


Perjalanan ini sudah kurencanakan sejak lama. Aku ingin mencoba perjalan sendiri atau Solo Backpacker.  Kenapa aku  milih ini, menurut aku dengan melakukan Solo Backpack kita bisa mengetahui berapa batas kemampuan kita untuk keluar dari zona nyaman kita, lebih bisa mandiri, bisa berinteraksi dengan orang sekitar saat perjalanan, dan kita dapat mengatur dan sewaktu – waktu merubah jadwal perjalanan sesuka kita. Kuawali perjalanan ini dengan bermodalkan uang tabungan dan sisa – sisa uang saku selama 1 semester. Serta mencari informasi di internet, forum – forum backpacker. Dan yang paling penting Nekattt!!
-->
Tgl  26 juni 12 aku berangkat ke Sby dari Bpn. Sampai di Sby aku naik travel menuju Kencong,Jember. Disana aku ke tempat Kakek untuk transit dan beristirahat. Perjalanan sebenarnya dimulai tgl 27. Aku sudah membeli tiket kereta api  Tawang Alun dari Tanggul menuju Banyuwangi , Berangkat jam 18.30 Aku sengaja memilih berangkat malam agar nanti dpt bus yg langsung menuju padang bai. Sampai di Banyuwangi sekitar jam 23.30 Sampai stasiun Banyuwangi Baru (stasiun terakhir) turun kereta dan keluar dari stasiun. Jalan saja lurus lalu belok kanan sampailah di pelabuhan ketapang. Beli tiket lalu naik feri (perjalan ke Bali ±45 menit) Sempat ketiduran di dalam feri dan dibangunkan abk feri, ternyata feri sudah mau sandar di Pel. Gilimanuk Bali. 
 
Tiket kereta Tanggul - Banyuwangi
 
-->
Sampai Bali jam 01.30 Turun feri bertemu teman yang satu tujuan dgn aku. Langgeng itu namanya (nama khas orng jawa)Lumayan buat teman ngobrol di jalan.  Dia juga mau ke padang bai, jalanlah kita keluar feri dan ada pemeriksaan KTP (jgn lupa kalau mau masuk Bali harus bawa KTP) Setelah itu kita berjalan menuju terminal Gilimanuk, Suasana teminal sepi dan gelap ada bus dgn tujuan Denpasar dan Padang Bay. Kami naik bus tujuan langsung Padang Bay, bus ini Cuma ada pada jam 1 – 3 pagi. Bus berangkat jam 3 pagi setelah kursi terisi penuh. 
Bus Gilimanuk - Padang Bay


Awalnya perjalanan kami lancar hingga di daerah Bajra ada kecelakaan truk yang membuat macet total. Suntuk menunggu di Bus kami turun dan menuju sebuah pura di pinggir jalan. Ngobrol2 sambil menikmati sawah khas Bali. Ternyata Langgeng  bekerja di  sebagai abk sebuah feri di padang bay. Kebetulan sekali, aku banyak tanya2 karena tujuan aku mau ke lombok.

Macet 5 jam



Ini dia yg bikin macet

Parah banget tabrakannya
Sawah khas Bali

Mirip crop circle yaa..

Pura tepi sawah


Sawah


no pic = hoax

 
-->
Perkiraan kita sampai di Padang bay jam 8 pagi, Karena macet akhirnya kita sampai di Padang bay jam 2 siang. Bergegas aku membeli tiket feri dan berpisah dgn Langgeng. Disana banyak feri yg tengah sandar, Terserah kita mau memilih naik yang mana. Perjalanan ke Lombok memakan waktu 5 jam dengan Feri. 
Padang Bay

Padang Bay

Menuju ke selat LOmbok

Birunya Laut

Sunset dari atas feri

Sunset Lagi

Perhitunganku sampai Lombok sudah malam hari dan mengingat tidak ada lagi angkot di Lembar karena sudah malam (Ahk ini semu gara2 macet tadi!!). Sempat bingung mau kemana Akhirnya aku bertanya kpd teman yg kudapat di grub fb Lombok Backpacker. Mas Duta, Dia nawarin buat nginap di rumahnya yg lumayan dekat dari Lembar (beruntung banget kan aku...) Turun dari feri langsung dihampiri tukang2 ojek yg sangat agresif. Aku milih naik ojek dan langsung diantar ke rumah Mas Duta di Gerung. Sampai disana bertemu mas Duta pertama kali. Orangnya baik banget.. Karena lelah sekali aku langsung tidur buat isi tenaga  dan siap besok berkeliling Lombok!!
Rincian:
·         Tiket KA.Tawang Alun Tanggul – Banyuwangi  Rp 18.500
·         Tiket feri Ketapang – Gilimanuk  Rp 6.000
·         Bus Gilimanuk – Padang Bay  Rp 40.000
·         Feri Padang Bay – Lembar  Rp 36.000

-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar